KONOHA NEWS, LUMAJANG — Kecelakaan beruntun yang melibatkan dua truk pengangkut pasir dan sebuah mobil Toyota Avanza terjadi di Jalan Raya Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.
Peristiwa tersebut berlangsung pada Rabu, 8 Oktober 2026, sekitar pukul 15.30 WIB, tepatnya di jalur keluar pertambangan pasir Kebondeli.
Kecelakaan mengakibatkan pasangan suami-istri yang berada di dalam truk Hino meninggal dunia. Kedua korban diketahui bernama Marta Afrilia Fardka (28), warga Desa Pasirian, dan istrinya, Eka Yuliasasi (25), warga Desa Pandanwangi.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, truk Hino yang dikemudikan Marta awalnya melaju dari arah barat menuju timur. Ketika melintasi jalan menurun, kendaraan tersebut diduga mengalami kegagalan fungsi rem.
Truk Hino kemudian menabrak bagian belakang truk Mitsubishi yang berada di depannya. Setelah benturan tersebut, truk Hino kehilangan kendali, oleng ke sebelah kiri, lalu terbalik.
Kendaraan itu selanjutnya menghantam Toyota Avanza yang melaju dari arah berlawanan. Benturan keras menyebabkan kerusakan pada sejumlah kendaraan dan membuat badan truk menutup hampir seluruh ruas jalan.
Marta dan Eka mengalami luka berat pada bagian kepala dan badan. Keduanya dilaporkan meninggal dunia ketika dalam perjalanan menuju rumah sakit.
Pengemudi truk Mitsubishi bernama Budi Lestari (45) mengalami patah tulang pada kedua tangannya. Korban kemudian dievakuasi ke RSUD dr. Haryoto Lumajang untuk mendapatkan penanganan medis.
Sementara itu, pengemudi Toyota Avanza bernama Nawari (46), warga Kabupaten Bondowoso, dilaporkan selamat dan tidak mengalami luka.
Kecelakaan tersebut sempat melumpuhkan arus lalu lintas di jalur Dampit–Lumajang. Antrean kendaraan terjadi ketika petugas melakukan proses evakuasi dan membersihkan kendaraan yang menutup badan jalan.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Lumajang, Ipda Dendy Cucu, menyebut dugaan sementara kecelakaan berkaitan dengan kurangnya kewaspadaan pengemudi ketika melintasi jalan menurun serta kegagalan fungsi rem pada truk Hino.
Petugas telah melakukan olah TKP, memeriksa sejumlah saksi, mengevakuasi korban, mengamankan kendaraan sebagai barang bukti, serta meminta pemeriksaan medis. Kerugian materi akibat kecelakaan tersebut diperkirakan mencapai Rp50 juta.
Pengguna jalan, terutama pengemudi kendaraan bermuatan berat, diimbau memastikan kondisi rem dan komponen keselamatan lainnya sebelum melintasi jalur menurun.

