KONOHANEWS, BONE — Video dua pria terlibat perkelahian di tengah antrean bahan bakar minyak viral di media sosial. Peristiwa tersebut terjadi di SPBU 74.927.49 Labuaja, Desa Labuaja, Kecamatan Kahu, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Jumat pagi, 11 September 2026.
Rekaman yang beredar memperlihatkan dua pria terlibat kontak fisik di antara sejumlah sepeda motor dan kendaraan yang sedang mengantre. Beberapa warga terlihat berusaha menghentikan perkelahian agar situasi tidak semakin membahayakan pengunjung SPBU.
Kepolisian menyebut dua pria yang terlibat masing-masing berinisial AR, berusia 57 tahun, dan AA, berusia 37 tahun. Polisi menjelaskan bahwa persoalan diduga telah bermula sebelum keduanya bertemu di SPBU, bukan semata-mata disebabkan oleh antrean pengisian BBM.
Menurut keterangan kepolisian, AR sebelumnya diduga mengucapkan kalimat yang dianggap menyinggung keluarga AA. Merasa tidak terima, AA kemudian mencari AR dan menemukannya sedang mengantre BBM di SPBU Labuaja.
Ketika keduanya berhadapan, AR disebut sempat mengambil badik yang dibawanya. Namun, tangan AR berhasil ditangkap dan senjata tersebut direbut. Badik itu kemudian diduga digunakan untuk memukul AR beberapa kali.
Akibat perkelahian tersebut, AR dilaporkan mengalami luka terbuka di bawah alis mata kiri serta lebam pada bagian bibir. Petugas kepolisian yang mendatangi tempat kejadian kemudian mengevakuasinya ke Puskesmas Kahu untuk mendapatkan perawatan.
Setelah menjalani pemeriksaan, AR diperbolehkan pulang. Polisi masih menunggu hasil visum untuk mengetahui tingkat keparahan luka yang dialaminya. Hingga laporan awal disampaikan, korban disebut belum membuat laporan resmi kepada kepolisian.
Sementara itu, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memberikan keterangan berbeda mengenai kondisi korban. Pertamina menyebut kejadian tersebut merupakan perselisihan pribadi antara dua konsumen dan menyatakan tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka.
Pertamina juga menyampaikan bahwa kedua pihak telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Aktivitas pelayanan dan penyaluran BBM di SPBU Labuaja dilaporkan kembali berjalan kondusif setelah kejadian ditangani.
Pengawasan serta penjagaan di sekitar SPBU akan diperkuat melalui koordinasi dengan aparat penegak hukum. Masyarakat juga diimbau menjaga ketertiban selama mengantre dan tidak menyelesaikan perselisihan menggunakan kekerasan.
Karena terdapat perbedaan informasi mengenai kondisi korban, Konohanews menempatkan keterangan kepolisian dan Pertamina secara berimbang. Proses pemeriksaan serta hasil visum diperlukan untuk memastikan kondisi korban dan status hukum pihak-pihak yang terlibat.

