JAKARTA — Kebakaran hebat melanda area parkir TIS Square di Jalan Letjen MT Haryono, Tebet Barat, Jakarta Selatan, pada Rabu, 14 Oktober 2026, sore. Sebanyak empat mobil dilaporkan terbakar dalam peristiwa tersebut.
Asap hitam tebal membubung dari lokasi dan terlihat oleh warga serta pengguna jalan di sekitar kawasan Pancoran. Kebakaran juga sempat menyebabkan kepadatan lalu lintas dan keterlambatan sejumlah layanan TransJakarta.
Berdasarkan keterangan Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Selatan, api diduga pertama kali muncul dari sebuah mobil BMW yang sedang terparkir. Asap yang keluar dari kendaraan tersebut kemudian disusul kobaran api yang merambat ke tiga mobil di dekatnya.
Petugas parkir sempat berusaha memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan atau APAR. Namun, kobaran api terus membesar sehingga kejadian tersebut dilaporkan kepada petugas pemadam kebakaran pada pukul 15.44 WIB.
Sebanyak enam unit mobil pemadam dan 28 personel dikerahkan ke lokasi. Petugas berhasil mengendalikan api sebelum operasi pemadaman dan pendinginan dinyatakan selesai pada pukul 16.15 WIB.
Empat kendaraan yang terdampak dilaporkan terdiri atas satu BMW, Daihatsu Ayla, Suzuki Ertiga, dan Toyota Avanza. Dugaan sementara, kebakaran dipicu gangguan atau korsleting pada sistem kelistrikan mobil BMW. Penyebab pastinya masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.
Tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam insiden tersebut.
Informasi Mobil Listrik Dikoreksi
Dalam laporan awal yang beredar, kendaraan pertama yang terbakar sempat disebut sebagai mobil listrik. Namun, keterangan lanjutan dari petugas menyatakan kendaraan yang terbakar menggunakan bahan bakar bensin.
Karena itu, masyarakat diminta tidak langsung menyimpulkan bahwa kebakaran tersebut berkaitan dengan baterai kendaraan listrik sebelum terdapat hasil pemeriksaan resmi.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi pemilik kendaraan untuk memeriksa sistem kelistrikan mobil secara berkala serta menyediakan APAR yang sesuai dan masih layak digunakan.
Catatan Redaksi: Gambar utama merupakan ilustrasi editorial. Dugaan korsleting masih berdasarkan keterangan awal petugas dan belum menjadi kesimpulan penyelidikan akhir.

