KONOHANEWS — Seorang pria berinisial AS diamankan di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, terkait dugaan meminta sumbangan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan mengatasnamakan Barisan Pemadam Kebakaran (BPK). Perkara tersebut ditangani Polsek Pahandut.
Diamankan di Toko Mebel
Dilansir ANTARA, AS diamankan di sebuah toko mebel di kawasan Jalan Dr. Murjani pada Kamis, 22 Oktober 2026. Pemilik toko sebelumnya telah memperoleh informasi tentang dugaan modus penggalangan dana tersebut dan berkoordinasi dengan relawan.
Kapolsek Pahandut AKP Iyudi Hartanto membenarkan bahwa relawan menyerahkan AS kepada kepolisian. AS diduga membawa proposal yang mencantumkan nama BPK YSR untuk meminta uang kepada pemilik usaha dan masyarakat.
Dana Diduga untuk Kepentingan Pribadi
Dalam keterangan yang diberitakan detikKalimantan pada 26 Oktober 2026, Iyudi menyebut hasil pemeriksaan awal menunjukkan AS diduga menghimpun sekitar Rp8 juta selama kurang lebih tiga minggu.
Uang tersebut diduga digunakan untuk kepentingan pribadi. Polisi turut mengamankan stempel BPK YSR, buku kuitansi, pulpen, dan sepeda motor yang diduga berkaitan dengan kegiatan pengumpulan sumbangan itu.
Iyudi juga mengingatkan warga untuk melaporkan dugaan tindak pidana kepada kepolisian dan menghindari tindakan main hakim sendiri.
Warga Diminta Memeriksa Identitas Penggalang Dana
Secara terpisah, Sekretaris Dewan Pengawas Forum Relawan Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palangka Raya, Dede Septa Jaya, menyampaikan bahwa organisasi yang dicatut dalam perkara ini tidak terdaftar.
Dikutip dari Prokalteng, Dede meminta masyarakat memeriksa identitas penggalang dana serta dokumen resmi organisasi sebelum memberikan sumbangan. Informasi bantuan dapat dicek melalui kanal media sosial resmi relawan, sementara bantuan dapat diserahkan langsung ke posko atau petugas di lokasi penanganan kebakaran.

Redaksi KonohaNews menyajikan berita dan informasi terkini dari berbagai peristiwa yang menjadi perhatian masyarakat. Setiap konten disusun berdasarkan informasi dan sumber yang tersedia serta diperbarui apabila terdapat perkembangan atau koreksi.
