Konohanews – Aparat kepolisian Myanmar kembali melakukan operasi besar-besaran terhadap aktivitas perjudian online ilegal. Kali ini, polisi di Tachilek dan Dawei berhasil menggerebek dua lokasi yang diduga dijadikan markas operasional judi online dan menangkap total 78 warga Myanmar.
Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan 34 pria dan 44 wanita yang diduga terlibat dalam aktivitas perjudian online. Penggerebekan berlangsung cukup mengejutkan dan langsung membuat heboh warga sekitar karena lokasi yang digerebek dipenuhi perangkat teknologi untuk menjalankan operasional situs judi online.
Dari lokasi kejadian, aparat juga menyita berbagai barang elektronik seperti komputer, server, laptop, hingga puluhan telepon genggam yang diduga digunakan untuk aktivitas perjudian dan komunikasi jaringan operator.
Pihak berwenang Myanmar saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kemungkinan adanya jaringan yang lebih besar di balik operasional tersebut. Kasus ini pun menjadi sorotan publik karena pemerintah Myanmar belakangan semakin gencar memberantas aktivitas judi online dan kejahatan siber di berbagai wilayah negara itu.




