Konohanews – INDONESIA – Sebuah video yang memperlihatkan dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) viral di media sosial dan memicu kecaman luas dari warganet.
Dalam rekaman tersebut, terlihat sepasang pria dan wanita terlibat perselisihan di area rumah. Situasi yang awalnya berupa adu argumen kemudian berubah menjadi tindakan fisik yang membuat publik merasa prihatin.
Peristiwa ini semakin menjadi sorotan karena adanya seorang anak yang berada di lokasi dan menyaksikan kejadian tersebut. Banyak pihak menilai kondisi ini dapat berdampak serius terhadap psikologis anak.
Sejumlah pakar menyebutkan bahwa paparan kekerasan di lingkungan keluarga dapat memicu trauma dan memengaruhi perkembangan mental anak dalam jangka panjang.
Kasus ini kembali mengingatkan pentingnya penyelesaian konflik secara sehat dalam rumah tangga serta perlindungan terhadap anggota keluarga, terutama anak-anak.
Masyarakat juga diimbau untuk tidak ragu melapor kepada pihak berwenang atau lembaga terkait jika menemukan atau mengalami indikasi kekerasan dalam rumah tangga.

