BEIRUT — Situasi di ibu kota Lebanon dilaporkan mencekam setelah serangan udara besar terjadi dan menyebabkan kerusakan luas di berbagai wilayah.
Menurut laporan internasional, serangan tersebut merupakan salah satu yang terbesar dalam beberapa waktu terakhir, dengan banyak bangunan rusak dan warga terdampak. Tim penyelamat dilaporkan kewalahan menangani jumlah korban di lokasi kejadian.
Sejumlah sumber menyebutkan bahwa ratusan orang dilaporkan meninggal dunia dan ratusan lainnya mengalami luka-luka akibat serangan tersebut.
Serangan ini terjadi di tengah situasi yang masih tegang di kawasan Timur Tengah, terutama setelah adanya kesepakatan gencatan senjata antara beberapa pihak yang ternyata tidak mencakup wilayah Lebanon.
Pihak Israel menyatakan bahwa operasi militer dilakukan dengan target tertentu, sementara pemerintah Lebanon dan berbagai pihak internasional mengecam dampak yang ditimbulkan terhadap warga sipil.
Sementara itu, Iran menyampaikan pernyataan keras terkait kejadian ini dan menilai serangan tersebut dapat memperburuk situasi serta mengancam stabilitas kawasan.
Hingga saat ini, kondisi di Beirut masih dalam tahap penanganan darurat, dengan banyak warga yang kehilangan tempat tinggal dan akses terhadap layanan dasar.
Peristiwa ini kembali meningkatkan kekhawatiran dunia terhadap eskalasi konflik yang lebih luas di kawasan Timur Tengah.

