Langit di sekitar Tel Aviv dan wilayah sekitarnya mencekam ketika gelombang rudal balistik Iran menghantam pusat kota sebagai bagian dari eskalasi perang besar antara Iran dan koalisi yang dipimpin oleh Amerika Serikat serta Israel. Serangan ini terjadi menyusul serangkaian serangan awal yang menewaskan tokoh penting Iran dan meluas menjadi konflik lintas negara.
Video dan laporan warga menunjukkan langit malam dipenuhi sirene dan peluncuran proyektil yang diluncurkan dari wilayah Iran, beberapa di antaranya menargetkan kawasan sipil dan infrastruktur di Tel Aviv. Tidak semua serangan berhasil dicegat. Walau sistem pertahanan udara Israel seperti Iron Dome telah menembak jatuh banyak rudal, sejumlah proyektil tetap menerobos pertahanan, menyebabkan kerusakan di permukiman sipil dan korban jiwa.
📌 Laporan korban dari sumber resmi:
- Seorang warga Israel tewas dan puluhan lainnya mengalami luka-luka akibat rudal yang meledak di pusat kota Tel Aviv.
- Rudal yang sama juga menyebabkan ledakan di kota – kota lain seperti Beit Shemesh, dengan korban jiwa dan banyak yang terluka.
Klaim dari pihak Iran menyebut serangan ini sebagai respons terhadap serangan udara koalisi AS–Israel terhadap infrastruktur Iran, termasuk target militer dan politis, yang dimulai pada akhir pekan lalu dan dinyatakan sebagai bagian dari operasi militer luas.
Sementara itu, pemerintah Israel menyatakan sebagian besar serangan berhasil digagalkan oleh sistem pertahanan udara mereka, tetapi beberapa rudal yang lebih canggih atau lebih cepat menembus pertahanan dan menyebabkan kerusakan di permukaan.
Situasi di wilayah tersebut tetap sangat tegang, dengan sirene peringatan serangan terus berbunyi, warga diminta berlindung di ruang bawah tanah, dan layanan darurat bekerja keras menangani dampak dari serangan yang sedang berlangsung.

